BADAI DEMOKRAT diantara PILKADA DKI, HAMBALANG & KASUS SUAP BUOL

“KEANGKUHAN PENGUASA BERBUAH KEKALAHAN” Penghitungan KPUD DKI Jakarta belum usai. Namun publik sudah mengetahui siapa jawara di putaran pertama Pilgub DKI Jakarta. Secara mengejutkan, Joko Widodo (Jokowi)-Ahok memimpin perolehan suara seperti yang dibuat oleh semua lembaga survei. Foke baru mau datang pada debat cagub resmi yang diselenggarakan oleh KPUD DKI. Padahal, sebelum pilgub berlangsung, hampir semua lembaga survei memenangkan pasangan incumbent Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Jokowi, dalam berbagai survei tersebut harus puas di urutan kedua. Entah karena merasa di atas angin, Fauzi Bowo sebelum pencoblosan berlangsung tampak ‘angkuh’. Foke tak pernah mau diundang untuk mengikuti debat cagub yang diselenggarakan oleh media atau pun lembaga lainnya. Seperti saat debat cagub yang berlangsung di kampus Universitas Indonesia, Jumat (27/4) lalu. Foke tidak hadir, sementara para cagub lainnya kompak hadir. “Yah mungkin calon incumbent (Fauzi Bowo) sedang sibuk yah, dia kan masih menjadi gubernur,” ujar mantan Gubernur DKI Sutiyoso yang menjadi panelis dalam acara tersebut. Fauzi Bowo juga tak hadir dalam acara debat cagub-cawagub yang diadakan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Ketidakhadiran Foke mengundang pertanyaan, karena Foke sebelumnya juga tak pernah hadir dalam acara debat bersama kandidat lain. Cawagub Basuki Tjahja Purnama atau Ahok pun menyindir Foke. “Foke itu tidak berani” kata Ahok kepada wartawan usai debat yang bertemakan kesehatan di Aula

_________________
Sumber Youtube.com